Beranda Lifestyle Beberapa Kebiasaan Buruk Ini Bisa Bikin IQ Turun

Beberapa Kebiasaan Buruk Ini Bisa Bikin IQ Turun

60
0
Beberapa Kebiasaan Buruk Ini Bisa Bikin IQ Turun
Beberapa Kebiasaan Buruk Ini Bisa Bikin IQ Turun

Skor intelligence quotient (IQ) hingga kini masih umum dijadikan patokan untuk mengukur tingkat kecerdasan intelektual seseorang. IQ menggambarkan kemampuan seseorang dalam berpikir, mengingat, memahami, mengevaluasi, mengolah, dan bertindak.

Karena itu, tak heran banyak orang mendambakan memiliki skor IQ yang tinggi. Sebab, tes IQ juga banyak digunakan untuk penempatan pendidikan maupun tes masuk kerja.

Namun, tak banyak yang tahu kalau kebiasaan sehari-hari ternyata dapat mengurangi level kecerdasan Anda. Berikut adalah beberapa hal yang bisa menurunkan tingkat IQ menurut para ahli, seperti dikutip dari Prevention:

READ  Eks Presiden ACT Ahyudin Didakwa Selewengkan Donasi Korban Lion Air Rp 117 Miliar

Sering stress

“Tingkat stres yang tinggi tidak hanya terkait dengan fungsi otak yang memburuk, tetapi juga dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit Alzheimer,” kata Brendan Kelley, MD, ahli saraf di The Ohio State University Wexner Medical Center di Columbus, Ohio.

Perubahan hormon yang terkait dengan stres diyakini dapat menurunkan skor IQ.

Obesitas

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa obesitas dapat mengakibatkan kinerja kognitif yang lebih buruk dan peningkatan risiko demensia di kemudian hari. Dalam studi klinis, obesitas juga terbukti memengaruhi memori jangka pendek.

READ  Manfaat Tahu: Lauk Sederhana, Gizi Istimewa

Konsumsi makanan manis

Makanan dan minuman yang manis ternyata tidak hanya berpengaruh terhadap kenaikan berat badan. Allen Towfigh, dokter ahli saraf dari Weil Cornell Medical Center mengatakan penderita diabetes memiliki peluang besar untuk terjangkit demensia.

Dampak negatif gula pada otak terjadi karena risiko peradangan yang meningkat, menurut sebuah penelitian pada hewan dari University of Southern California. Kebanyakan mengonsumsi gula juga mempengaruhi fungsi sel otak dan kemampuan kognitif.

Multi-tasking

Multi-tasking sebenarnya bukan kebiasaan yang baik. Menulis email sambil berdiskusi dengan rekan kerja, atau mengerjakan berbagai hal berbeda di waktu yang bersamaan ternyata dapat memengaruhi fungsi otak.

READ  Mengenal Toyota Modellista, Ini Bedanya Dengan Gazoo Racing

Otak bukanlah komputer yang mampu membuka banyak program sekaligus. Faktanya, mengerjakan banyak hal dalam satu waktu justru bisa menurunkan fokus yang pada akhirnya memengaruhi fungsi otak.