Spesifikasi Wuling Air EV Dan Harga Terbaru

Spesifikasi Wuling Air EV menjadi sorotan kala sosoknya menjadi mobil listrik pertama yang dijual Wuling Motors di Indonesia.

Mobil ini ditawarkan dalam dua varian, yaitu Standard Range dan Long Range dengan rentang harga Rp238—311 juta.

Jika dibandingkan dengan harga mobil listrik lainnya seperti Hyundai Ioniq 5 dan Nissan Leaf, berbeda jauh. Harga kedua mobil ini mulai Rp700 jutaan.

Meskipun harganya murah, Wuling Air EV tetap hadir dengan mengusung konsep desain futuristik dan telah dilengkapi fitur-fitur kekinian serta spesifikasi yang layak sebagai mobil harian.

Bagi yang berminat membeli Wuling Air EV, sudah bisa memesannya lewat diler Wuling ataupun situs web resmi.

Spesifikasi Baterai Wuling Air EV
Semua varian Air EV dilengkapi baterai Lithium Ferro-Phosphate, namun kapasitasnya berbeda satu sama lain. Untuk varian Standard Range, kapasitas baterainya sebesar 17,3 kWh, sedangkan Long Range 26,7 kWh.

Adanya perbedaan ini membuat jarak tembuh masing-masing varian Air EV berbeda. Apabila varian Standard Range punya jarak tempuh 200 km, Long Range mencatat jarak tempuh hingga 300 km.

Selain itu, daya baterai Air EV disalurkan ke motor listrik dengan daya maksimal 30 kW. Pihak Wuling mengklaim bahwa mobil listriknya ini dibuat dengan konsep Easy Home Charging yang berarti pengecasannya bisa dilakukan dengan dicolok ke listrik rumah.

Mengenai waktu pengecasan baterai Air EV, membutuhkan waktu sekitar 8,5-11 jam dengan daya 2.0 kW untuk mengisi dari 20-100 persen. Jika menggunakan daya 6.6 kW, waktu pengecasan baterai mobil tersebut hanya sekitar 4 jam dari 20-100 persen.

Perlu diketahui, baterai Air EV lolos dari 16 model tes guna lebih menjamin keamanan dan keselamatan setiap pengguna mobil tersebut.

Model tesnya seperti rotasi berulang, kebakaran, direndam air, hingga getaran di frekuensi tertentu. Baterainya juga dites jatuh dari ketinggian satu meter, percepatan sampai 28G, serta terguling seperti mobil yang terguling-guling.

Hasil dari tes ini yaitu komponen baterai Air EV tetap bisa bekerja normal. Tak hanya itu saja, baterai tersebut juga dilakukan pengetesan dengan pembakaran dan suhu tinggi. Hasilnya, baterai ini tidak meledak.

Saat direndam ke dalam air pun, baterai Air EV juga tidak mengalami kebocoran, sehingga diberikan sertifikasi IP67. Dengan demikian, Wuling Air EV aman dibawa berkendara di jalanan yang banjir.

Eksterior Wuling Air EV
Jika dilihat secara menyeluruh, tampilan luar Air EV memang terkesan futuristik serta modern meskipun harganya terbilang murah dibandingkan mobil-mobil listrik lain di Indonesia.

Dimensi
Secara dimensi, Air EV mempunyai panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.631 mm, serta jarak sumbu roda 2.010 mm.

Desain Bodi
Eksterior Air EV menggunakan konsep ‘futuristic tech’ sehingga mobil listrik tersebut terkesan seperti mobil dari masa depan.

Ini terlihat dari bagian depannya yang sudah dilengkapi Extended Horizon LED beserta aksen biru yang melintang dari spion kiri ke kanan pada varian Long Range.

Untuk varian Standard Range, garisnya digantikan dengan aksen krom. Tak hanya itu, lampu sein yang disematkan di spion samping Air EV juga sudah mengandalkan LED. Pada varian bawah mobil ini, lampu depan dan belakangnya memakai bohlam halogen, sedangkan varian atasnya sudah menggunakan LED.

Meski masih halogen, lampunya dapat mengeluarkan pencahayaan yang terang saat mobil dibawa berkendara di malam hari. Tak ketinggalan, disematkan pula logo khas Wuling di bagian depan yang berwarna perak dan akan menyala saat Air EV dalam keadaan aktif.

Pada bagian kaki-kaki mobil tersebut, terdapat pelek berukuran 12 inci dengan ban 145/70. Desain bagian belakang mobil ini sendiri terlihat sama dengan bagian depan. Namun, desainnya terkesan lebih mengotak untuk bagian belakang, sedangkan bagian depan lebih terkesan membulat.

Sementara itu, Air EV mengandalkan penggerak roda belakang dengan posisi baterai agak ke bawah yang membuat mobil tersebut bisa berkendara dengan stabil di jalan.