Manfaat Garam Himalaya: Atasi Insomnia hingga Awet Muda

Garam Himalaya atau himsalt berbeda dengan garam dapur biasanya. Himsalt ditemukan sekitar 250 juta tahun lalu di bawah kaki pegunungan Himalaya. Awalnya, garam ini terkubur di bawah lapisan lava, salju dan es.

Lapisan lava ini melindungi garam Himalaya tersebut dari polusi udara, menjadikannya garam yang disebut paling murni di dunia!

Warna pink ini bukan hasil dari zat pewarna yang berbahaya. Perpaduan warna pink, merah dan putih adalah indikasi kandungan yang kaya akan zat besi natural.

Selain itu, garam himalaya juga memiliki 84 zat kandungan lainnya, seperti sulfat, magnesium, kalsium, potasium dan fluoride, yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Berbeda dengan garam dapur yang diproses secara berlebihan, sehingga kehilangan kandungan mineral yang dibutuhkan untuk tubuh.

Dengan mengonsumsi garam Himalaya di makanan sehari-hari, banyak manfaat menarik lainnya yang bisa didapatkan. Yuk, simak ulasan selengkapnya!

  1. Mengandung Iodine Natural

Garam Himalaya ditemukan dengan kondisi yang bersih dari polutan dan diproses tanpa ditambahkan zat kimia buatan. Karena itu, 100% kandungan mineral garam himalayan, seperti iodine, adalah organik.

Apa bedanya dengan iodin di garam dapur? Nah, garam dapur sendiri tidak memiliki kandungan iodin. Beberapa merek garam dapur menambahkan zat tersebut dalam proses pembuatannya, namun bahan tersebut bukanlah hasil yang natural.

Iodin dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan kelenjar tiroid yang berfungsi mengatur keseimbangan metabolisme dan hormon tubuh. Selain itu, iodin juga dapat mencegah stroke, penyakit gondok dan kretinisme.

  1. Mengurangi Tekanan Darah

Banyak penderita tekanan darah tinggi atau hypertension dikarenakan konsumsi sodium yang berlebihan.

Menurut Federal Drug and Administration (FDA), untuk menjaga kesehatan tubuh, disarankan mengkonsumsi sodium tidak lebih dari 2.300 miligram (mg) per hari.

Garam dapur sendiri memiliki 2.300 mg per sendok makan, sedangkan garam Himalaya hanya mengandung 420 mg.

  1. Mengurangi Otot yang Kram

Pasti kamu pernah dengar, “Kalau otot kram, makan pisang.” Mengapa pisang? Karena buah ini memiliki kandungan magnesium yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh, alhasil, menjaga kesehatan kontraksi otot.

Elektrolit lainnya seperti sodium, kalsium dan potasium juga penting diperhatikan. Nah, garam Himalaya mengandung semua elektrolit tersebut untuk menghindari kram otot.

  1. Menjaga Keseimbangan pH Tubuh

Tubuh dengan tingkat keasaman atau kebasaan (pH) yang tidak seimbang dapat menyebabkan masalah kesehatan dari berat badan naik sampai kerusakkan organ ginjal. Garam dari pegunungan Himalaya dapat membantu menyeimbangkan pH tubuh yang pas.

Kebanyakkan orang memiliki pH tubuh yang rendah atau keasamaan yang tinggi. Salah satu solusi untuk meningkatkan pH adalah dengan mengonsumsi sodium dan elektrolit yang ada di dalam himsalt ini.

  1. Membantu Sistem Pernapasan

Garam Himalaya memiliki properti anti-inflamasi dan anti-bakteri yang untuk mengurangi kelebihan lendir dan meningkatkan transportasi mukosiliar untuk mengeluarkan patogen dalam tubuh.

Mungkin kamu pernah dengar halotherapy, yaitu pengobatan natural untuk masalah pernapasan, seperti bronkitis akut.

  1. Mengatasi Masalah Insomnia

Mungkin kamu sudah mencoba berbagai cara tapi masih sulit tidur? Penelitian pada 1980 menemukan bahwa kekurangan sodium (dibawah 500 mg per hari) bisa menjadi pemicu insomnia di malam hari.

Namun, bukan berarti dihimbaukan untuk mengkonsumsi sodium yang berlebihan. Keseimbangan elektrolit bisa jadi kunci solusi untuk insomnia kamu.