Jenis Dan Cara Menggunakan Kompon Mobil Yang Tepat

Kompon merupakan bahan yang sering digunakan untuk menyamarkan baret pada bodi mobil, tapi penggunaannya tidak bisa sembarangan.

Penggunaan kompon banyak disarankan untuk dilakukan oleh tenaga ahli.

Adapun jenis kompon bermacam-macam, sehingga perlu diketahui agar tidak salah dalam

Jenis Kompon
Berikut ini adalah jenis-jenis kompon mobil yang Carmudi rangkum dari situs web Suzuki.

Kompon berwarna merah
Jenis kompon pertama ini umumnya berwarna merah kecokelatan.

Tingkat abrasif yang dimiliki kompon merah paling tinggi, sehingga dapat mengikis cat secara berlebih.

Oleh karena itu, kompon tersebut tidak disarankan digunakan oleh pengguna awam.

Sebagian besar tukang cat mobil pun jarang menggunakannya, kecuali untuk menangani kasus baret mobil yang parah.

Kompon berwarna putih
Kompon satu ini tentu dapat langsung dikenali dari warnanya yang putih.

Kompon putih juga abrasif, tapi tingkatnya tidak setinggi kompon berwarna merah.

Pengguna awam dapat menggunakan kompon putih untuk mobilnya, tapi tetap harus berhati-hati.

Kompon halus
Kompon ini bisa dibilang paling banyak digunakan oleh pengguna untuk bagian bumper atau bodi mobil yang terserempet benda tumpul ataupun kendaraan lain.

Kompon ini mempunyai sifat abrasif, tapi sangat rendah sehingga tidak akan mengikis cat secara berlebihan.

Cara Menggunakan Kompon Mobil

Ketahui Bagian Mobil yang Baret dan Bersihkan
Cara pertama adalah ketahui dulu bagian mobil yang terkena baret. Jika baretnya terlalu parah, perlu dilakukan pengecatan ulang.

Setelah mengetahui bagian mobil yang baret, Carmudian harus membersihkannya dengan menggunakan kain yang sudah dibasahi.

Kemudian, keringkan dengan kain bersih untuk menghilangkan debu pasir yang menempel.

Gunakan Kompon Halus
Seperti diketahui, jika Carmudian masih awam untuk penggunaan kompon mobil, sebaiknya menggunakan kompon halus yang paling aman digunakan.

Penggunaan kompon ini dapat dilakukan dengan kain ataupun alat poles pada bagian mobil yang baret.

Bersihkan dengan Air dan Keringkan
Bila cara sebelumnya sudah dilakukan, cara selanjutnya adalah membersihkan residu kompon dengan air. Jika masih terlihat baret, ulangi penggunaan kompon.

Selain itu, jangan lupa keringkan dengan kain halus setelah membersihkan residu kompon.