Tips Nyetir Mobil Pas Hujan

Berkendara saat hujan turun tentu tidak sama kondisinya seperti ketika cuaca cerah. Pengemudi mobil perlu ekstra waspada ketika berkendara saat hujan. Salah satu tips berkendara ketika hujan adalah hindari penggunaan lampu hazard. Apa sebabnya?

Kondisi jalan yang licin dan jarak pandang terbatas merupakan dua faktor yang perlu menjadi perhatian ketika mengemudikan mobil saat hujan. Selain itu, pengemudi juga harus memahami hal-hal apa saja yang tak boleh dilakukan saat hujan karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lain.

Lalu, apa saja tips mengemudi yang aman ketika hujan? Berikut penjelasan selengkapnya.

Jaga jarak
Hal utama yang harus dilakukan ketika mengemudi mobil di tengah hujan, yakni mampu menjaga jarak yang aman. Training Director Safety Director Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, karena jarak pandang yang terbatas, pengemudi harus menyesuaikan dengan kondisi guna menghindari potensi kecelakaan.

“Kita menyesuaikan jarak pandang kita dengan kecepatan kendaraan, tujuannya supaya kita bisa bereaksi sesuai dengan kemampuan kita,” jelas Sony kepada kumparan beberapa waktu lalu.

Bila jarak antar kendaraan terlalu dekat, dikhawatirkan membuat pengemudi tidak memiliki waktu untuk melakukan manuver apabila ada situasi mendadak.

Hindari penggunaan lampu hazard
Hal ini masih menjadi salah kaprah yang kerap dilakukan oleh para pengemudi mobil ketika hujan deras, yaitu menyalakan lampu hazard. Sebab, lampu hazard hanya diperuntukkan situasi darurat saja, seperti mobil mogok atau kecelakaan, sehingga penggunaan lampu hazard pada saat hujan deras sangat tidak disarankan.

Penggunaan lampu hazard saat hujan deras bisa saja menimbulkan persepsi yang salah di mata pengendara lain karena jarak pandang yang terbatas. Ini akan menimbulkan potensi kecelakaan.

“Sebaiknya menyalakan lampu kabut saja, karena peruntukannya juga seperti itu. Nah bagi mobil yang belum memiliki lampu kabut, bisa ditambahkan, asalkan tingkat keterangannya dan lokasinya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ucap Founder Jakarta Defensive Driving Consultant (JDDC), Jusri Pulubuhu.

Hindari memacu mobil terlalu kencang
Selama keadaan hujan, pengemudi juga disarankan untuk tidak memacu mobilnya secara berlebihan. Sebab, mengingat kondisi jalanan yang basah, bisa menjadi pemicu terjadinya aquaplaning.

Situasi ini diakibatkan ketika mobil melaju dengan kecepatan yang tinggi pada saat hujan deras. Ketika hendak melalui genangan air, mobil gagal menapak dengan sempurna, sehingga mobil hilang kendali dan tergelincir.

Menurut Sony, ketika mobil mengalami aquaplaning, 90 persen sudah dipastikan kecelakaan, karena pengemudi sudah tidak dapat mengendalikan mobil pada saat itu terjadi. “Kita bilangnya kurangi kecepatan 20 km/jam, misalnya di jalanan kering biasanya kecepatan 60 km, jadinya 40 km. Memang terlihat lebih pelan, tapi lebih aman,” kata Sony.

Fungsi dan Cara Kerja Airbag Mobil untuk Keselamatan Berkendara

Saat membeli mobil, pembeli tentunya mencari tahu informasi mengenai fitur keamanan pada kendaraan yang ingin dibeli. Salah satu fitur keselamatan penting pada kendaraan adalah Airbag. Airbag / Supplemental Restraint System (SRS) merupakan sebuah perangkat keselamatan berupa suplemen untuk sabuk pengaman dengan pretensioner. Fitur airbag hanya berfungsi sekali pakai untuk menghindari penumpang dari cedera yang serius. Posisi airbag tergantung pada tipe mobil, ada yang terpasang pada bagian depan saja, ada juga yang terpasang pada bagian samping sampai dengan bagian penumpang belakang. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana fungsi dan cara kerja airbag untuk keselamatan berkendara.

Fungsi Airbag
Sebagian orang masih menganggap bahwa penggunaan safety belt saja sudah cukup untuk menjaga keselamatan saat benturan keras. Namun, penggunaan safety belt tanpa airbag pada saat terjadi benturan dapat berpotensi mengakibatkan cedera pada dada dan leher. Selain menghindari penumpang dari kematian atau cedera serius bagi kepala, Airbag juga berfungsi sebagai bantalan yang melindungi leher dan dada. Airbag memperlambat gerak laju penumpang ketika terjadi tabrakan keras.

Cara Kerja Airbag
Setelah mengenal fungsi dari airbag, penting bagi pemilik mobil untuk mengenal cara kerja dari airbag itu sendiri. Sistem Airbag bekerja saat terjadi tabrakan yang keras terhadap mobil. Sensor pada mobil langsung bekerja pada saat terjadi tabrakan, kemudian sensor mengirimkan sinyal agar airbag mengembang. Perangkat sensor ini akan menyala ketika terjadi benturan saat mobil bergerak dengan kecepatan 16 – 24 km/jam. Airbag yang mengembang akan melindungi daerah vital seperti kepala, leher, dan dada.

Kantung udara / airbag sendiri terbuat dari kain nilon tipis. Kain ini terlipat di dalam kemudi dan dashboard. Sistem pengembangan airbag akan mereaksikan natrium azida dan kalium sehingga menghasilkan Nitrogen. Airbag yang mengembang diakibatkan oleh ledakan dari nitrogen tersebut dengan kecepatan 300km/jam. Membutuhkan waktu sekitar 1/2 detik agar airbag bisa mengembang dan melindungi penumpang.

Mobil Berstatus Ready Stock, Berapa Lama Proses Pengirimannya hingga Sampai ke Garasi Rumah?

Bagi konsumen mobil baru, mungkin tidak asing dengan istilah ready stock yang biasa disampaikan oleh tenaga penjual ketika menginformasikan status ketersediaan unit. Meski istilahnya ready stock, bukan berarti mobil bisa langsung dikirim ke rumah hari itu juga setelah melakukan SPK.

Mungkin ada juga yang bertanya, apakah mobil berstatus ready stock bisa langsung dikirim hari itu juga setelah SPK jika membeli secara tunai? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang perlu diketahui konsumen terkait status mobil ready stock. Menurut Sales Executive Auto2000 Permata Hijau, Dede Febrianto, meski status mobil ready stock, ada beberapa tahapan sampai akhirnya mobil diserahterimakan ke konsumen.

“Pembelian ready stock, posisi unitnya biasanya ada di PDC (Pre Delivery Center) Cibitung atau Sunter. Misalnya SPK hari Selasa, di saat itu akan diinput ke sistem dan proses pengajuan diskon ke kantor pusat,” jelas Dede kepada kumparan beberapa waktu lalu.

Setelah itu proses dilanjutkan dengan pembukaan faktur sesuai identitas yang akan menjadi pemilik kendaraan pada lembar SPK. Prosesnya bisa pada hari yang sama atau esok harinya. Selain identitas pemilik, faktur berisikan identitas kendaraan, untuk kemudian dijadikan dasar pembuatan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

“Proses approval diskon, pembukaan faktur, dan after SPK dilakukan paralel atau bisa juga berbarengan. Sehingga unit bisa ditarik ke cabang H+2 sampai H+5 setelah SPK,” lanjutnya. Dede menambahkan, estimasi waktu pengiriman unit tersebut juga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi. Tapi jelasnya rata-rata H+5, tak termasuk hari libur dan tanggal merah.

Setelah itu terserah kebijakan pemilik mobil. Bisa disimpan dulu di dealer sambil menunggu STNK dan pelat nomor terbit, menggunakan pelat hitam sementara, atau dibawa ke rumah. Mayoritas sales menjelaskan estimasi penerbitan STNK 14 hari kerja setelah SPK. Sebenarnya bisa lebih cepat, karena 14 hari adalah estimasi waktu tunggu paling lama agar konsumen mendapat kepastian.

Benarkah Mematikan AC di Jalan Menanjak Membuat Mobil Lebih Bertenaga?

Bagi yang pernah bepergian keluar kota, tentu memahami bahwa kondisi dan kontur jalan di tiap daerah tidaklah selalu sama. Di beberapa daerah ada yang memiliki jalan meliuk hingga tanjakan ekstrem. Salah satu trik yang dipercaya bisa menambah tenaga mobil saat melibas jalan menanjak adalah dengan matikan ac. Namun, benarkah demikian?

Trik matikan AC saat melahap jalan menanjak ternyata memang berpengaruh pada tenaga yang disemburkan oleh mobil. Menurut Product Planning PT Kreta Indo Artha (KIA), Harry Yanto, dampak yang dihasilkan dari mematikan AC mobil saat sedang menanjak memang sangat besar.

Sebab, ketika AC mobil dimatikan, maka seluruh tenaga yang dihasilkan mesin akan difokuskan untuk menggerakkan roda. “Dengan menonaktifkan AC maka daya kuda kembali ke kondisi awal. Jadi dengan mematikan AC pada waktu menanjak itu dapat membantu mobil untuk dapat melibas tanjakan lebih baik,” ucap Harry kepada kumparan beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, kata Harry, umumnya mematikan AC mobil ini akan lebih terasa pada mobil berkapasitas mesin lebih kecil. Ini dikarenakan tenaga dan torsi yang dihasilkan pada mesin berkapasitas kecil jauh lebih sedikit dibandingkan mesin berkapasitas besar.

“Biasanya yang paling terasa ketika mematikan AC mobil ber-cc kecil. Karena kalau cc besar yang menghasilkan 200 daya kuda misalnya, kalau dipakai 5 daya kuda untuk AC, masih ada 195 daya kuda lainnya yang bisa digunakkan menggerakkan mobil,” beber Harry.

Selain dengan mematikan AC mobil, cara lain yang juga bisa diaplikasikan pengemudi ketika hendak melalui jalan menanjak ekstrem, yakni dengan mengambil ancang-ancang yang jauh untuk mendapatkan momentum torsi yang maksimal, menggunakan gigi 1, serta menjaga jarak aman. Pastikan juga sebelum melalui jalan yang menanjak ekstrem, mobil dalam kondisi yang prima, baik itu pada mesin, transmisi, rem, hingga ban.

Daftar Mobil Rp200 Jutaan yang Sudah Berbekal Fitur Cruise Control

Salah satu pertimbangan lain ketika hendak membeli mobil adalah melihat fitur-fitur yang ditawarkan. Cruise Control merupakan salah satu fitur yang saat ini mulai banyak digemari. Fitur Cruise Control kini juga sudah disematkan di beberapa model mobil yang rentang harganya masih berkisar Rp 200 jutaan.

Seperti dilansir kumparan, Cruise Control memiliki fungsi untuk mempermudah pengemudi ketika melaju di jalan bebas hambatan. Pengemudi tidak perlu lagi repot menginjak pedal gas secara terus menerus dan hanya cukup mengaktifkan tombol Cruise Control, lalu menyetelnya pada kecepatan tertentu, maka selanjutnya mobil dapat melaju dengan sendirinya.

Dulu, fitur canggih ini tidak dapat ditemui pada semua mobil. Hanya mobil-mobil mewah yang punya harga di atas Rp 200 jutaan yang memiliki fitur Cruise Control. Namun, kini seiring berkembangnya teknologi dan ketatnya persaingan otomotif, sudah mulai banyak pabrikan yang berlomba-lomba menghadirkan fitur Cruise Control pada mobil dengan harga Rp 200 jutaan.

Lalu, apa saja model mobil berbanderol Rp200 jutaan yang memiliki fitur Cruise Control? Berikut daftar selengkapnya.

Toyota Raize GR Sport TSS (Rp263,7 juta versi diskon PPnBM)
Pilihan pertama ada SUV kompak Toyota Raize yang sudah dilengkapi fitur Cruise Control pada varian tertingginya, GR Sport TSS. Bukan sekadar fitur Cruise Control biasa, melainkan fitur Adaptive Cruise Control yang terdapat pada mobil ini.

Ini jelas jauh lebih canggih dibandingkan fitur Cruise Control biasa. Fitur Adaptive Cruise Control ini dapat menjaga jarak aman dengan objek di depannya melalui radar sensor yang ada pada kaca mobil.

Sehingga, mobil dapat melakukan akselerasi dan deselerasi secara otomatis mengikuti objek di depannya. Dengan begitu, pengemudi pun tidak akan mudah lelah ketika perjalanan jauh, khususnya yang melalui jalan tol panjang seperti tol Trans Jawa.

Selain memiliki fitur Adaptive Cruise Control, Toyota Raize juga dilengkapi dengan ragam fitur keselamatan aktif lainnya seperti Lane Departure Assist dengan Steering Control, Pedal Misoperation Control, Front Departure Alert, Hill Start Assist, Vehicle Stability Control, 6 Airbags, dan sistem pengereman ABS + EBD.

Kia Sonet Premiere (Rp289 juta)
Selanjutnya ada SUV kompak asal Korea Selatan, Kia Sonet, yang sudah dilengkapi fitur Cruise Control pada varian tertingginya, Premiere. Berbeda dengan Toyota Raize, fitur Cruise Control pada Kia Sonet ini belum menggunakan model adaptive. Sehingga belum bisa mengikuti laju kecepatan seperti mobil di depannya.

Dibanderol dengan harga Rp289 juta, Kia Sonet varian Premiere ini tidak hanya dibekali dengan fitur Cruise Control, namun juga terdapat fitur kenyamanan lainnya, seperti sunroof, ventilated seats, wireless charging, remote engine start, dan audio Bose.

Nissan Magnite (Rp238,8 juta)
Masih dari segmen SUV kompak terdapat Nissan Magnite yang juga dibekali fitur Cruise Control pada varian tertinggi, yakni Premium CVT. Ini jadi salah satu SUV termurah yang dilengkapi dengan fitur Cruise Control.

Sebagai SUV kompak, Nissan Magnite memiliki dimensi yang sangat mungil, yakni panjang 3.994 mm, lebar 1.758 mm, dan tinggi 1.572 mm. Dengan dimensinya yang mungil tersebut, membuat Nissan Magnite cocok untuk digunakan di dalam kota. Selain dilengkapi fitur Cruise Control, Nissan Magnite juga dilengkapi dengan ragam fitur keselamatan lainnya, seperti Dual SRS Airbags, ABS + EBD, Brake Assist, Vehicle Dynamic Control, Traction Control, Hill Start Assist, dan Around View Monitor.

MG ZS (Rp292,8 juta)
Bagi Anda yang menginginkan sebuah SUV dengan dimensi sedikit lebih besar dibandingkan 3 SUV kompak sebelumnya, maka MG ZS bisa jadi solusinya.

Dipasarkan seharga Rp292,8 juta untuk varian tertinggi, Excite, mobil ini memiliki dimensi 4,3 meter, lebar 1,8 meter dan tinggi 1,6 meter. Sebagai SUV hasil perpaduan Inggris dan China, MG ZS ini memang dilengkapi dengan ragam fitur unggulan, salah satunya Cruise Control.

Selain memiliki fitur Cruise Control, merek berlogo MG ini juga dibekali ragam fitur lainnya seperti sistem pengereman ABS + EBD, Brake Assist, Hill Start Assist, Tire Pressure Monitoring System, Airbags, Sensor Parkir, Kamera Parkir, Panoramic Sunroof.

Honda City Hatchback RS (Rp299 juta versi diskon PPnBM)
Pilihan mobil baru terakhir yang punya harga Rp 200 jutaan dan dibekali fitur Cruise Control, yakni Honda City Hatchback RS. Mobil yang diluncurkan sebagai pengganti Honda Jazz ini ditawarkan dalam dua pilihan varian, yakni RS bertransmisi manual dan RS bertransmisi otomatik.

Merek Mobil Terlaris di Indonesia 2022: Jepang Masih Kuat, Korea Salip China

Pemain-pemain’ dari Jepang masih mendominasi daftar 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada akhir 2022. Namun, kompetitor dari Korea Selatan berhasil masuk dan bahkan berada di atas pabrikan asal China.

Lima merek Jepang, menurut data penjualan retail Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), masih menguasai lebih dari 80 persen pasar mobil di Tanah Air sepanjang Januari-Desember 2022.

Kelimanya—seperti biasa—adalah Toyota (pangsa pasar 31,6 persen), Daihatsu (18,6 persen), Honda (12,4 persen), Mitsubishi Motors (9,7 persen), Suzuki (8,8 persen).

Secara total, mereka menguasai 84,2 persen pasar. Adapun total penjualan dari seluruh merek tahun lalu mencapai 1.013.582 unit secara retail atau naik 17,4 persen jika dibandingkan pada 2021 (year on year/yoy).

Dari sisi jumlah, pelaku usaha dari ‘Negeri Matahari Terbit’ pun mendominasi daftar 10 merek mobil terlaris di Indonesia pada 2022. Secara total, terdapat delapan merek Jepang yang bercokol di sana.

Tiga lainnya yang belum disebutkan ialah Mitsubishi Fuso (peringkat enam), Isuzu (peringkat tujuh), Hino (peringkat sembilan).

Dua kursi lain diisi oleh Hyundai asal Korea Selatan (peringkat delapan) serta Wuling asal China (peringkat 10).

Hyundai menunjukkan peningkatan luar biasa pesat karena pada 2021 mereka masih menutup tahun di ranking 13. Penjualan mereka meroket 950,2 persen yoy, dari 2.875 unit menjadi 30.193 unit.

Pilihan Mobil Bekas Rp30 Juta-an di Kediri

Banyak pilihan mobil bekas murah dengan harga Rp30 juta-an di Kediri yang bisa ditemukan lewat situs web Mobil123.com.

Beragam jenis mobil dari segala merek dengan banderol murah bisa didapat di pasar mobil bekas.

Murahnya bahkan bisa sekitar Rp30 juta-an. Tetapi, tergantung kondisi dan tahun produksi mobil.

Umumnya, mobil bekas Rp30 juta-an merupakan unit keluaran tahun lama, bahkan bisa dibilang sebagai mobil lawas.

Namun, memiliki mobil bekas keluaran lama bisa menjadi keuntungan tersendiri, karena Anda bakal dipandang oleh para penggemar mobil lawas.

Salah satu diler mobil bekas rekanan Mobil123.com yang menjual mobil tahun lama adalah CV Sekoto Putro yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur. Di sini terdapat banyak pilihan mobil bekas tahun lama dari berbagai merek, seperti Toyota, Daihatsu, Mazda, Mitsubishi, dan lain-lain.

Di bawah ini beberapa contoh mobil bekas murah Rp30 juta-an di Kediri yang tersedia di diler tersebut.

Toyota Kijang 1.5 1994
Mobil bekas Rp30 juta-an yang pertama adalah Toyota Kijang keluaran 1994. Mobil ini sudah dipakai menempuh jarak sekitar 295–300 km.

Dalam keterangan yang dituliskan mobil ini mampu mengangkut 7 penumpang. Tetapi, jika mengacu pada foto yang ditunjukkan tampak bangku baris ketiga mengadopsi model menyamping, sehingga kapasitasnya bisa lebih banyak, hingga 9 penumpang.

Meter clusternya masih analog, kemudian dapur pacunya pakai mesin bensin kapasitas 1,5 L serta transmisi manual.

Penjual dalam catatannya menyebutkan bahwa jatuh tempo bayar pajak mobil ini sudah lewat, yakni 25 September 2022. Untuk biaya pajaknya sendiri Rp1,115 juta

Kijang bekas ini diniagakan penjualnya dengan harga Rp33,5 juta.

Toyota Corolla 1.3 1990
Mobil bekas Rp30 juta-an di Kediri berikutnya ada Toyota Corolla 1.3 tahun produksi 1990 dengan jarak tempuh yang sudah dilaluinya sekitar 240-245 km.

Mesin yang digunakan pada sedan ini memiliki kapasitas 1.300 cc, didukung transmisi manual.

Masa berlaku pajak masih hidup, namun tenggat waktu pajak pada Februari 2023. Artinya pembayaran pajak 5 tahunan untuk Corolla bekas ini tinggal sebentar lagi. Adapun biaya pajak mobil ini Rp936 ribu.

Harga Toyota Corolla 1.3 1990 Rp37,5 juta.

Daihatsu Espass 1.3 1996
Selanjutnya ada mobil jenis minivan, Daihatsu Espass 1.3 rakitan 1996. Espass bekas warna biru ini telah dipakai menempuh jarak sekitar 295-300 ribu km.

Jantung pacunya pakai mesin bensin berkonfigurasi 1.3 liter dan transmisi manual.

Meski mobil tahun lama tapi pajak masih hidup hingga Oktober 2024. Biaya perpanjangan pajaknya Rp614 ribu.

Daihatsu Espass ini dijual di Kediri dengan harga Rp27 juta.

Daihatsu Charade Classy 1.3 1992
Masih dari merek Daihatsu, kali ini mobil bekas jenis sedan yaitu Daihatsu Charade 1.3 tahun produksi 1992.

Mobil sedan ini menggendong mesin berkapasitas 1.295 cc berbahan bakar bensin. Transmisi yang digunakan manual.

Untuk jarak tempuh yang telah dilalui mobil ini berada di angka sekitar 295-300 ribu km.

Terkait perpajakan mobil ini masih hidup dengan biaya pajak sebesar Rp567 ribu. Masa berlaku pajak hingga Agustus 2023.

Mobil ini diniagakan dengan banderol Rp29 juta.

Daihatsu Feroza 1.6 1995
Satu lagi mobil bekas merek Daihatsu seharga Rp30 juta-an, Feroza 1.6 edisi keluaran 1995.

Mobil Jip 3 pintu ini memiliki kapasitas angkut 5 orang penumoang. Pemilik sebelumnya sudah memakai mobil jip ini menempuh jarak sejauh 295-300 ribu km.

Mesin bensin yang dipakainya memiliki kapasitas 1.589 cc dan didukung transmisi manual.

Masa berlaku pajak Feroza bekas ini hingga Maret 2023, dengan biaya pajak sebesar Rp883 ribu.

Untuk harga Feroza 1.6 1995 Rp37 juta.

Daftar Mobil Baru yang Meluncur di Indonesia

Menyambung daftar mobil baru yang meluncur di Indonesia semester dua 2022 periode Juli–September, kali ini akan diuraikan periode Oktober-Desember.

Setelah momen GIIAS 2022, pasar otomotif Indonesia khususnya mobil sempat sepi karena tidak ada produk baru. Contohnya saja di September 2022 tercatat hanya ada satu model mobil baru. Demikian juga dengan Oktober 2022 terdapat dua peluncuran mobil baru.

Begitu masuk November dan Desember pasar otomotif kembali ramai dengan kemunculan model mobil baru. Beberapa di antaranya kendaraan elektrifikasi.

Ada juga yang meluncurkan mobil sebagai tanda kembalinya sebuah merek di pasar Indonesia, misalnya Chery dan Citroen.

Untuk lebih lengkapnya berikut daftar mobil baru yang meluncur di Indonesia semester dua 2022 periode Oktober sampai Desember.

All New Toyota Vios

Toyota meluncurkan All New Vios di Indonesia pada 12 Oktober 2022. Peluncuran mobil sedan ini dilakukan secara virtual.

Pembaruan yang diberikan pada Vios teranyar mencakup berbagai sektor, mulai dari desain, platform, mesin, sampai fitur-fiturnya.

Dari segi tampilan, perubahan yang paling terlihat ada di muka mobil seperti desain gril, bumper, dan headlamp. Ukuran Vios pun juga berbeda, terutama ground clearance yang lebih tinggi serta wheelbase yang lebih panjang.

Kemudian mesin pada All New Vios juga berbeda, dari sebelumnya memakai mesin bensin 1.5 liter tipe 1NZ-FE menjadi tipe 2NR-VE. Pemakaian mesin ini menyebabkan penyusutan pada performa. Secara rinci tenaga berkurang menjadi 104 hp, dan torsi tereduksi menjadi 138 Nm.

Fitur-fitur baru yang dipasang pada All New Vios di antaranya Head Unit 9 inci dengan Android Auto dan Apple CarPlay, Meter Cluster TFT 7 inci dengan Digital LED Speedometer dan MID, rem parkir elektrik, Brake Auto Hold, dan Air Purifier.

Pada tipe tertinggi Vios juga dilengkapi dengan teknologi bantuan pengemudian aktif khas Toyota, yaitu Toyota Safety Sense (TSS).

Jaguar I-Pace (25 Oktober)

Mendekati akhir 2022 banyak jenama yang meluncurkan kendaraan elektrifikasi. Jaguar termasuk di antaranya. Pabrikan asal Inggris ini merilis Jaguar i-Pace di Tanah air pada 25 Oktober.

Mobil ini dirilis dengan harga off the road Rp2,907 miliar. Jadi, diperkirakan mobil ini akan memiliki harga OTR Jakarta melewati Rp3 miliar.

Jaguar i-Pace mengandalkan dua motor elektrik synchronous magner untuk menggerakan keempat roda, serta didukung oleh baterai berkapasitas 90 kWh yang memiliki jarak tempuh sekitar 469,9 km.

Urusan performa, i-Pace dikatakan dapat menghasilkan daya hingga 394 hp dan torsi 700 Nm. Akselerasinya dari 0–100 km per jam dalam waktu 4,8 detik. Kecepatan tertingginya sekitar 200 km per jam.

Dari segi tampilan, i-Pace memakai pelek 20 inci gloss black. Sementara itu interior mobil ini terbalut dengan material kulit di berbagai titik kabin.

Kemudian fitur-fitur penunjang kenyamanan di antaranya head unit 12,3 inci Pivi Pro, Jaguar Range Calculator, Meridian Sound System.

Untuk melengkapi pembelian i-Pace, konsumen nantinya akan mendapatkan instalasi fast charging di rumah mereka.

Honda WR-V (2 November)
Memasuki November, PT Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan Honda WR-V. Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang meniagakan WR-V.

Sebagai mobil yang bermain di segmen Small SUV, WR-V bersaing dengan Toyota Raize dan Daihatsu Rocky.

WR-V merupakan versi produksi dari Honda SUV RS Concept yang sudah diperkenalkan lebih dari setahun.

Dari segi ukuran, WR-V memiliki ground clearance yang paling tinggi di kelasnya, yakni 220 mm.

Demikian juga dengan dapur pacunya yang memanfaatkan mesin bensin 1.500 cc yang mampu menghasilkan daya 119 hp dan torsi 145 Nm, diklaim performa terbesar di kelasnya. Transmisi yang digunakan otomatis CVT dengan G-design shift.

Tipe tertinggi WR-V dilengkapi fitur-fitur Honda Sensing, meliputi Adaptive Cruise Control, Road Departure Mitigation, Lead Car Departure Notification System, Lane Keeping Assist, Auto High Beam, dan Collision Mitigation System.

Saat peluncuran, Honda WR-V dijual dengan harga Rp271,9 juta untuk tipe terendah. Per Januari 2023, harga tersebut naik menjadi Rp279,4 juta.

Wuling Almaz Hybrid (3 November)
Wuling tetap menunjukan komitmennya dalam menghadirkan produk elektrifikasi di Indonesia. Setelah merilis Air EV, Wuling meluncurkan Wuling Almaz Hybrid pada 3 November.

Sebagai mobil hybrid, Almaz Hybrid dilengkapi dengan sistem penggerak yang berbeda, yakni mesin bensin 2.0 liter bertenaga 123 hp dan torsi 168 Nm, baterai 1,8 kWh serta motor listrik bertenaga 174 hp dengan torsi 320 Nm. Sistem penggerak tersebut didukung oleh transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Satu lagi keunggulan yang terdapat pada Almaz Hybrid ada di tiga mode berkendara, yaitu mode EV (100 persen memakai motor penggerak dan baterai listrik), Series Hybrid (memakai motor penggerak, mesin mengecas baterai), dan Parallel Hybrid (motor dan mesin menyalurkan tenaga bersamaan).

Wuling Almaz Hybrid diniagakan dengan harga OTR Jakarta Rp470 juta.

Toyota bZ4X (10 November)
November merupakan awal Toyota mulai unjuk gigi di pasar mobil listrik. Ini ditunjukkan dengan peluncuran Toyota bZ4X.

bZ4X merupakan mobil listrik murni pertama yang diluncurkan Toyota di Indonesia. Sebelumnya, Toyota sudah memiliki mobil listrik berbasis hybrid seperti Corolla Cross Hybrid, CH-R Hybrid, Camry Hybrid, dan Corolla Altis Hybrid.

bZ4X menggunakan platform e-TNGA yang khusus dibuat untuk mobil listrik. Baterai yang digunakan pada bZ4X memiliki kapasitas 71,4 kW.

Baterai menyuplai listrik ke motor penggerak roda depan (FWD) untuk menghasilkan daya maksimum 204 hp dan torsi 266 Nm. Kapasitas baterai memampukan mobil menempuh jarak sampai 500 km.

Beberapa fitur andalan yang disematkan pada bZ4X ada Panoramic Sunroof, Head Unit 12,3 inci, Advance Park yang dapat membuat mobil parkir secara otomatis tanpa kendali pengemudi, dan Toyota Safety Sense (TSS) 3.0

Harga yang disematkan pada mobil listrik bZ4X ini adalah Rp1,19 miliar.