Tesla Diskon Harga Mobil hingga 20%, Pembeli Justru Protes

Tesla Diskon Harga Mobil hingga 20%, Pembeli Justru Protes
Tesla Diskon Harga Mobil hingga 20%, Pembeli Justru Protes

Tesla memberikan diskon 10% hingga 20% untuk beberapa model mobil listrik terpopulernya di Eropa dan AS, dalam upaya untuk meningkatkan permintaan pelanggan. Namun, pelanggan yang baru membeli Tesla tahun lalu kesal karena tidak tahu akan ada diskon.

Perusahaan yang dimiliki Elon Musk ini menghadapi prospek ekonomi global yang sulit dan meningkatnya persaingan dari pembuat mobil lainnya.

Pemotongan harga berkisar antara 10% hingga 13% di Inggris, tetapi mencapai 20% pada beberapa model AS.

Pembeli di Inggris akan mendapatkan potongan 5.500 pounds untuk Model 3 level awal dan hingga 7.000 pounds untuk Model Y termurah. Namun, lebih dari 16.000 pelanggan di Inggris membeli model-model terlaris itu tahun lalu, dan beberapa marah karena mereka membayar lebih mahal.

Seseorang mengunggah di grup Facebook untuk pemilik Tesla: “Saya baru saja mengambil mobilnya kemarin. Apa yang harus saya lakukan? Pergi ke Tesla dan mengembalikan mobilnya? Saya tidak percaya setelah beberapa jam mengambil mobil saya rugi 5.000 pounds”.

Tesla mendapat tanggapan serupa dari pelanggan di Tiongkok, di mana Tesla mengumumkan pemotongan harga minggu lalu.

Pada akhir pekan pemilik yang tidak puas berdemonstrasi menuntut kompensasi di luar pusat distribusi Tesla di Shanghai dan kota-kota lain.

Tesla telah menurunkan harga dua kali di Tiongkok dalam enam bulan terakhir dan sekarang 13% hingga 24% di bawah level September.

Untuk menghindari keberatan serupa di AS dan Eropa, Tesla mengatakan pelanggan yang telah memesan, tetapi belum menerima mobil mereka akan dikenakan harga baru yang lebih rendah.

Ginny Buckley, dari pasar kendaraan listrik, Electrifying.com, mengatakan pemotongan harga masih kontroversial dan pasti akan “mengirim gelombang kejut” ke seluruh industri, karena Tesla sedang beralih dari produk premium ke produk yang lebih utama.

Paul Hollick, ketua, Association of Fleet Professionals menyambut baik pemotongan harga tersebut, dengan mengatakan hal itu akan membuat kendaraan listrik lebih terjangkau bagi anggotanya. Namun “pemasaran yang tidak teratur” bukanlah kabar baik, katanya.

“Langkah semacam ini pasti menimbulkan perasaan tidak enak. Perusahaan sebaiknya memperkenalkan semacam ganti rugi,” katanya.